P3K-nya Urusan Duit

Posted: September 14, 2010 in Pendidikan

Kemarin malam saya membaca sebuah buku besar warna putih yang dikasih pinjam teman. Judulnya yang menggelitik yang bikin saya penasaran, “12 Stupid Mistakes People Make With Their Money”.

O o.. jadi ada hal bodoh yang kita lakukan dengan uang kita.

Mungkin tak ada salahnya bila saya berbagi di sini, pikiran-pikiran bernas DR. Dan Benson yang mungkin bisa mengubah kita, yang saya kemas dengan 100% bahasa saya sendiri 🙂

Ketika membicarakan urusan tanggungjawab finansial, ada yang mengungkapkan peribahasa ini, “ Waktu terbaik untuk menanam pohon oak adalah dua puluh tahun lalu. Waktu terbaik berikutnya adalah SEKARANG!”

“Don’t put off till tomorrow, things can be done today!” “Ah besok saja, hari ini aku masih terlalu sibuk, capek, tak ada waktu…”.

Ada juga yang melafal ulang Hukum Parkinson: “..Pengeluaran akan selalu meningkat mengikuti pendapatan!”

~ Pengeluaran pribadi tidak hanya meningkat sesuai dengan penghasilan namun cenderung melebihinya, dan mungkin akan selalu begitu.

Dengan kata lain, pada saat penghasilan tambahan datang, kita sudah memiliki daftar rencana untuknya.

~ Pelajaran penting dari hukum Parkinson adalah: “Bukan seberapa banyak yang anda hasilkan, namun apa yang anda lakukan dengan apa yang anda hasilkan!”

Jangan percaya pada ‘suatu hari nanti…’,

lakukan sekarang!

Dalam dunia keuangan, mengandalkan ‘suatu hari nanti’ sangat menyesatkan dan merupakan salah satu inti dari kegagalan financial. Pola pikir ‘suatu hari nanti’ membuat kita berharap, mengangankan dan menunda-nunda dan semua ini adalah upaya lemah untuk menyingkirkan tanggung jawab fiscal diri kita dan menempatkannya pada orang lain atau sesuatu yang lain.

→ Lunasi hutang SEKARANG!

→ Menabunglah SEKARANG! → Rubah prioritas keuanan SEKARANG!

→ TIDAK berharap pada “kalau ada uang lebih, jaminan social, THR, dll… warisan, pensiun,

dll, dll..

TIDAK ADA SEORANGPUN YANG AKAN MEMBANGUN KEMERDEKAAN FINANSIAL UNTUK ANDA, Semua terserah Anda!!

Masa depan bukanlah suatu hari nanti, MASA DEPAN ADALAH SEKARANG!!

→ Prediksikan hal terburuk dulu. Persiapkan dirimu selalu bila hal tak diinginkan terjadi: ~ kecelakaan, PHK, sakit, kematian…

“Hari tidak hujan ketika Nabi Nuh membangun bahtera!”

Siapkan segalanya ketika keadaan baik-baik saja, karena itu tidak selalu begitu. Segalanya bisa berubah dalam setiap detik hidupmu. Dalam hidup ini Cuma ada satu hal yang pasti yaitu bahwa ‘Hidup itu tidak pasti!’

→ Hiduplah sederhana. Jadikan itu gaya hidupmu. Gaya hidup sederhana membuat hidup lebih efisien. Hidup sederhana dengan berhemat dan menabung. Berhemat itu ibarat berkendara dengan kendaraan yang tepat, yang tidak boros BBM, dan menabung itu ibarat pom bensin pribadi buat kendaraan kita. Sesungguhnya semakin bersahaja cara hidup kita semakin bahagia hidup kita.

Dalam dunia yang tidak pasti ini, perjalanan hidup kita ibarat terbentang di jalan yang terbuat dari tanah yang agak berlumpur. Suatu cara hidup dimana kita susah mengontrol arus keluar uang alias agak boros, itu ibarat ‘lompatan-lompatan’ dan berhemat atau gaya hidup sederhana itu ibarat ‘langkah-langkah kecil’.

Aku sarankan lewati hidupmu di jalan hidup ini dengan langkah-langkah kecil, sebab semakin besar langkahmu, apalagi kalau melompat maka semakin dalam kakimu terbenam dalam lumpur kehidupan ini. Kalau terlalu tinggi melompat tubuhmu juga akan terbenam…selutut, lalu sedada, seleher, sedagu, bibir, hidung….tamat!


→Uang Dan Perubahan Kecil Pada Prioritas

Ada lima strategi menyelamatkan diri dari kekacauan keuangan. Aku biasa menyebutnya P3K2 alias Pertolongan Pertama Pada Kekacauan Keuangan:

Strategi satu: Ubah Kebiasaan Anda! Jangan beli apa yang tidak benar-benar dibutuhkan. Bedakan selalu antara kebutuhan dan keinginan!

Strategi dua: Satu Sen Untuk Ditabung! Hargai uang kecil, uang receh, uang kembalian. Seribu rupiah dibangun oleh sepuluh keping seratusan. Uang kecil berpotensi besar!

Strategi tiga: Jadikan menabung sebagai biaya tetap otomatis! Berikan persentase tertentu terhadap penghasilan kotor anda dan tabunglah itu pada hari pertama anda menerima gaji. Sisanya untuk keperluan lain, bukan sebaliknya kalau ada sisa baru ditabung!

Strategi empat: STOP beri makan monster! Monster? Ya, monster! Monster itu adalah beban utang barang konsumtif seperti kendaraan merek terbaru, hp, TV, pakaian, dll. Kita membutuhkan itu semua, namun jangan terlalu mengikuti perkembangan trend model yang instan dan berubah. Satu yang terpenting: Selalu melihat barang dari sisi ‘utilitas’ (gunanya) dan bukan dari sisi ‘style’ (gayanya)!, toh Nokia 2300 dapat dipakai berkomunikasi sebagus Nokia N-Series 3-G, Supra Standard buatan 2000 dapat membawamu pergi jalan-jalan sebagus Honda Tiger 250 CC Double Cakram.

Strategi Lima: Menjaga hubungan baik antara uang dan tubuh. Ingat, “kesehatan yang buruk membebankan uang yang sehat!” Kesehatan itu mahal. Anda sakit uang mengalir bagai banjir bandang! Hiduplah sebaik-baiknya, hidup seperti tidak ada hari esok. Jagalah kesehatan. Kita selalu berpikir hal itu tidak akan terjadi –Sampai akhirnya hal itu terjadi!

“Kesehatan yang buruk adalah keadaan tubuh dimana antara wawasan yang luas serta pinggang yang ramping terbalik posisinya!”

Salam kebebasan finansial dariku, Greencommet :)

Komentar
  1. Indah mengatakan:

    suiiipppp laaaa…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s